• By : Admin
  • On Date : 16 Sep 2026

LIVINWELL CARE | PENTING UNTUK DI BACA! STROKE BISA DISEMBUHKAN, ASALKAN...

Wajah tiba-tiba mencong. Tangan atau kaki mendadak lemah. Bicara menjadi pelo. Banyak orang masih mengira gejala tersebut hanya karena kelelahan, tekanan darah naik, atau tubuh sedang tidak fit. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi tanda stroke, salah satu kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu akibat sumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah di otak (stroke hemoragik). Ketika otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi, sel-sel otak dapat mengalami kerusakan.

Karena itu, dalam penanganan stroke ada satu prinsip penting: Time is Brain semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak dan kecacatan.

Salah satu cara sederhana untuk mengenali tanda stroke adalah FAST:

F - FACE: Minta pasien tersenyum. Apakah salah satu sisi wajah terlihat turun atau mencong?

A - ARMS: Minta pasien mengangkat kedua tangan. Apakah salah satu tangan terasa lemah atau tiba-tiba turun?

S - SPEECH: Minta pasien mengucapkan kalimat sederhana. Apakah bicara menjadi pelo, sulit berbicara, atau sulit memahami pembicaraan?

T - TIME : Jika salah satu tanda tersebut muncul secara tiba-tiba, jangan menunggu gejala membaik sendiri. Segera cari pertolongan medis.

Gejala lain yang juga perlu diwaspadai antara lain gangguan penglihatan mendadak, kehilangan keseimbangan, kebingungan, mati rasa pada satu sisi tubuh, atau sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba. Gleneagles Hospital Kuala Lumpur juga mencantumkan kelemahan otot, kebingungan, kehilangan sensasi, kelumpuhan, gangguan bicara, dan gangguan keseimbangan sebagai gejala neurologis yang membutuhkan perhatian medis.

Bagaimana Stroke Bisa Ditangani dan Dipulihkan?

  • 🧠 Segera mendapatkan pertolongan medis dalam GOLDEN HOUR
    waktu sangat menentukan dalam penanganan stroke. Semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak. Time is Brain!
  • 🔍 Menentukan jenis stroke 
    dokter melakukan CT Scan atau MRI untuk mengetahui apakah stroke disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah atau perdarahan di otak.
  • 💊 Mendapatkan pengobatan yang sesuai 
    stroke akibat penyumbatan dapat ditangani dengan obat tertentu atau tindakan seperti thrombectomy pada pasien yang memenuhi kriteria dan berada dalam jendela waktu yang sesuai.
  • 🏥 Stroke akibat perdarahan membutuhkan penanganan khusus untuk mengendalikan perdarahan dan tekanan di dalam otak, serta tindakan medis atau operasi bila diperlukan.
  • 💪 Menjalani rehabilitasi
    fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara dapat membantu mengembalikan kemampuan bergerak, berbicara, menelan, dan melakukan aktivitas sehari-hari.
  • ❤️ Mengendalikan faktor risiko 
    tekanan darah, diabetes, kolesterol, penyakit jantung, merokok, dan faktor risiko lainnya perlu dikontrol untuk membantu mencegah stroke berulang.
  • ⏰ Jangan menunggu gejala hilang sendiri 
    wajah mencong, tangan atau kaki tiba-tiba lemah/mati rasa, bicara pelo atau sulit berbicara merupakan tanda yang membutuhkan pertolongan medis segera. Manfaatkan Golden Hours karena setiap menit dapat menentukan kondisi dan peluang pemulihan pasien.

Mengapa Stroke Harus Ditangani Secepatnya?

Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menunggu pasien "sembuh sendiri". Padahal, pada stroke akut, dokter perlu menentukan apakah stroke disebabkan oleh sumbatan atau perdarahan dan seberapa luas area otak yang terdampak. Pemeriksaan seperti CT Scan atau MRI otak dapat menjadi bagian dari evaluasi sesuai kondisi pasien.

Pada stroke iskemik tertentu, pasien yang datang dalam waktu yang sesuai dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan terapi reperfusi, seperti trombolisis atau prosedur trombektomi pada kondisi tertentu.

Mayapada Hospital juga menjelaskan pentingnya membawa pasien ke IGD segera ketika gejala stroke muncul. Dalam kasus yang sesuai, terapi trombolitik dan trombektomi dapat menjadi bagian dari penanganan stroke akibat sumbatan. Jangan menunggu jadwal konsultasi jika pasien sedang mengalami gejala stroke akut. Langsung menuju IGD rumah sakit terdekat.

Apa Kendala yang Sering Dialami Pasien Stroke?

Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menunggu pasien "sembuh sendiri". Padahal, pada stroke akut, dokter perlu menentukan apakah stroke disebabkan oleh sumbatan atau perdarahan dan seberapa luas area otak yang terdampak. Pemeriksaan seperti CT Scan atau MRI otak dapat menjadi bagian dari evaluasi sesuai kondisi pasien.

Pada stroke iskemik tertentu, pasien yang datang dalam waktu yang sesuai dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan terapi reperfusi, seperti trombolisis atau prosedur trombektomi pada kondisi tertentu.

Mayapada Hospital juga menjelaskan pentingnya membawa pasien ke IGD segera ketika gejala stroke muncul. Dalam kasus yang sesuai, terapi trombolitik dan trombektomi dapat menjadi bagian dari penanganan stroke akibat sumbatan. Jangan menunggu jadwal konsultasi jika pasien sedang mengalami gejala stroke akut. Langsung menuju IGD rumah sakit terdekat.

Rekomendasi Dokter dan Rumah Sakit untuk Penanganan Stroke

Bagi pasien yang membutuhkan konsultasi neurologi, evaluasi pasca-stroke, second opinion, atau penanganan neurologis lanjutan, berikut beberapa pilihan rumah sakit dan dokter yang dapat dipertimbangkan. Catatan: daftar ini bukan peringkat dokter terbaik. Rekomendasi disusun berdasarkan informasi bidang neurologi/stroke dan tempat praktik yang tersedia secara publik. Ketersediaan dokter dapat berubah sehingga appointment sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu.

🇮🇩 INDONESIA

1. Siloam Hospitals Lippo Village - Tangerang

Siloam Hospitals Lippo Village memiliki tim neurologi dan neuroscience yang menangani berbagai kasus neurologis, termasuk stroke. Dokter yang dapat dipertimbangkan: 

  • Prof. Dr. dr. Yusak Mangara Tua Siahaan, Sp.N(K), FIPP, CIPS
    Beliau merupakan neurologist konsultan yang berpraktik di Siloam Hospitals Lippo Village. Profil Universitas Pelita Harapan menyebut beliau sebagai consultant neurologist dan Head of Department of Neurology, dengan fokus pada bidang pain management.

2. Mayapada Hospital Tangerang

Mayapada Hospital Tangerang menjadi salah satu pilihan untuk pasien yang membutuhkan layanan neurologi dan penanganan stroke. Dokter yang dapat dipertimbangkan:

  • dr. Tri Wahyudi, Sp.N, FINS, FINA
    Dokter spesialis neurologi dan fellow neurointervensi di Mayapada Hospital Tangerang. Beliau juga memberikan edukasi mengenai pemeriksaan pembuluh darah karotis untuk pasien dengan faktor risiko stroke.

3. Mitra Keluarga Kelapa Gading - Jakarta

Untuk pasien di Jakarta Utara dan sekitarnya, Mitra Keluarga Kelapa Gading juga memiliki layanan spesialis saraf. Dokter yang dapat dipertimbangkan:

  • dr. Faat Yudiarta Berman, Sp.S
    Spesialis saraf dengan keahlian dalam stroke, epilepsi, gangguan gerak, tremor, Parkinson, migrain, demensia, dan berbagai gangguan sistem saraf.

🇲🇾 MALAYSIA

Malaysia menjadi salah satu tujuan yang sering dipertimbangkan pasien Indonesia untuk mendapatkan second opinion, pemeriksaan lanjutan, maupun penanganan neurologi.

4. Gleneagles Hospital Kuala Lumpur

Gleneagles Kuala Lumpur memiliki Neuroscience Centre yang menggabungkan neurologi, bedah saraf, radiologi, interventional radiology, psikiatri, dan rehabilitasi. Pusat ini secara khusus menangani berbagai kondisi termasuk stroke dan embolic stroke. Dokter yang dapat dipertimbangkan:

  • Dr. Brenda Ling - Neurology
    Memiliki kualifikasi MBBCh (UK), FRCP (UK), dan berpraktik di Gleneagles Hospital Kuala Lumpur.

5. Pantai Hospital Kuala Lumpur

Pantai Hospital Kuala Lumpur memiliki layanan Brain, Nerve & Spine Healthcare, mencakup neurologi, bedah saraf dan spine surgery. Stroke termasuk salah satu kondisi yang ditangani. Dokter yang dapat dipertimbangkan:

  • Dr. Sng Kim Hock - Neurology
    Beliau merupakan neurologist di Pantai Hospital Kuala Lumpur. Profil rumah sakit mencantumkan kualifikasi MBBS (Mal), MRCP (UK), Diploma in Neurology dan FRCP (Edin).

6. Sunway Medical Centre Damansara

  • Dr. Davendran Kanesen - Consultant Neurosurgeon & Spine Surgeon
    Dokter ini lebih tepat bila pasien stroke membutuhkan evaluasi bedah saraf/intervensi, terutama pada kondisi cerebrovascular tertentu. Fokusnya mencakup cerebrovascular diseases & stroke, termasuk aneurysm, AVM, AVF, dan cavernoma.

🇸🇬 SINGAPORE

Bagi pasien yang membutuhkan second opinion atau penanganan neurologi lebih lanjut, Singapore juga memiliki beberapa pusat neurologi yang dapat menjadi pilihan.

7. Raffles Medical Group - Raffles Neuroscience Centre

Raffles Neuroscience Centre menyediakan layanan neurologi, neurosurgery dan interventional neuroradiology. Layanan mereka mencakup emergency non-haemorrhagic stroke management serta carotid dan intracranial angioplasty/stent placement untuk stroke prevention. Dokter yang dapat dipertimbangkan:

  • Dr. Narayanaswamy Venketasubramanian Ramani  Neurology
    Beliau ahli neurologi dengan keahlian utama dalam stroke, penyakit pembuluh darah otak, neurosonologi, dan demensia.

8. Farrer Park Hospital

  • Dr. Lee Kim En - Neurology
    Beliau memiliki specialty interest in stroke treatment. Profil Farrer Park menyebut beliau pernah menjalani clinical and research fellowship dalam bidang Stroke and Critical Care Neurology di Massachusetts General Hospital, Harvard Medical School. Ini menjadikannya salah satu pilihan yang menarik untuk pasien yang membutuhkan konsultasi neurologi dengan fokus stroke.

9. Mount Alvernia Hospital

  • Dr. Ravindra Singh Shekhawat - Neurology
    Beliau memiliki specialist interest pada stroke dan post-stroke neuro-recovery, selain neurophysiology, epilepsy, Parkinson's disease, movement disorders dan kondisi neurologis lainnya.

Kapan Pasien Stroke Membutuhkan Second Opinion? Second opinion dapat dipertimbangkan ketika:

  • Diagnosis stroke masih belum jelas.
  • Pasien ingin mengetahui pilihan terapi lain.
  • Dokter merekomendasikan tindakan intervensi atau operasi.
  • Pasien ingin mengetahui apakah membutuhkan trombektomi atau terapi tertentu.
  • Pasien mengalami stroke berulang.
  • Pasien masih memiliki kelemahan, gangguan bicara, atau gangguan fungsi setelah stroke.
  • Keluarga membutuhkan rencana rehabilitasi pasca-stroke.
  • Pasien ingin mendapatkan evaluasi faktor risiko agar stroke tidak kembali.

Namun, second opinion berbeda dengan kondisi stroke akut. Jika gejala baru saja muncul, jangan menunggu appointment atau melakukan perjalanan jauh ke rumah sakit lain. Segera menuju IGD terdekat.

Bagaimana LIVINWELL CARE Membantu Pasien Stroke?

Menghadapi masalah neurologis sering kali membuat pasien dan keluarga bingung harus mulai dari mana. LIVINWELL CARE dapat membantu pasien dalam proses:

Keluhan → Pemilihan dokter → Rekomendasi rumah sakit → Appointment → Pengaturan Penjemputan Bandara → Koordinasi medis → Insurance coordination → Follow-up

Pasien juga dapat dibantu untuk mendapatkan rekomendasi dokter berdasarkan keluhan, riwayat medis, hasil pemeriksaan sebelumnya, lokasi rumah sakit yang diinginkan, serta kebutuhan konsultasi. Untuk pasien yang mempertimbangkan pengobatan di Indonesia, Malaysia, atau Singapore, koordinasi dapat dilakukan sebelum pasien datang sehingga keluarga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai proses konsultasi dan pemeriksaan.

Jangan Tunggu Sampai Terlambat, Stroke tidak selalu memberikan banyak waktu untuk berpikir. Ketika wajah tiba-tiba mencong, satu sisi tubuh melemah, atau bicara mendadak menjadi pelo, anggap sebagai keadaan darurat sampai terbukti bukan stroke. Catat kapan gejala pertama kali muncul dan segera cari pertolongan medis.

Karena dalam stroke: Setiap menit sangat berarti bagi otak.

Jika Anda atau keluarga membutuhkan bantuan untuk mencari dokter neurologi, rumah sakit untuk stroke, second opinion, pemeriksaan MRI/CT, atau koordinasi pengobatan di Indonesia, Malaysia, maupun Singapore, LIVINWELL CARE dapat membantu Anda memulai perjalanan medis dengan lebih terarah.

Helping you access the right doctor and hospital, without the hassle.